Breaking News
Loading...
Kamis, 20 September 2018

Info Post
  • Adat istiadat : Dalam sosiologi diartikan sebagai tata kelakuan yang mampu memberikan pola-pola perilaku masyarakat, serta memiliki kekuatan mengikat yang lebih di bandiangkan dengan istilah lainnya.
  • Afeksi; dalam sosiologi diartikan sebagai proses penyadaran yang dilakukan oleh seseorang, baik secara individu ataupun secara kelompok.
  • Aksiologi : dalam sosiologi adalah cara yang dipergunakan untuk dapat mengetahui tujuan pengetahuan secara umum dalam masyarakat.
  • Akulturasi : dalam sosiologi adalah proses terbentuknya penggabungan yang ada diatntara dua kebudayaan tanpa lagi menghilangkan salah satu unsur kebudayaan yang ada dalam masyarakat.
  • Apartheid : dalam sosiologi adalah bentuk penolakan terhadap isu rasisme di Afrika.
  • Arbitrasi : dalam sosiologi suatu cara untuk menengahi suatu masalah yang dihadapi seseorang.
  • Beliefs : dalam sosiologi adalah kepercayaan
  • Casual crowds : dalam sosiologi adalah proses terjadinya suatu perkumpulan dalam yang masyarakat yang memilik sifat sementara
  • Competition : dalam sosiologi diartikan sebagai persaingan sebagai suatu proses sosial yang bersifat saling berlawanan dengan tujuan mengalahkan antar seseorang dengan orang yang berbeda.
  • Deviant behavior : perilaku menyimpang
  • Difusi : dalam sosiologi proses penyebaran unsur-unsur kebudayaan dan sejarah ke seluruh dunia bersamaan dengan penyebaran dan migrasi kelompok-kelompok manusia di muka bumi.
  • Dinamika sosial : dalam sosiologi adalah pengetahuan dan pembahasan terhadap adanya proses perubahan-perubahan sosial dalam juga penjelasan mengenai realitas sosial
  • Downward Mobility : dalam sosiologi adalah suatu perubahan yang terjadi diantara kedudukan sosial dari berbagai lapisan atas ke lapisan yang bawahnya (lebih rendah).
  • Ego : dalam sosiologi adalah bagian yang memiliki sifat sadar dan juga bersifat rasional
  • Empiris : dalam sosiologi adalah penelitian sosial yang dilakukan dalam masyarakat dan juga didasarkan pada hasil observasi.
  • Enkulturasi : dalam sosiologi adalah suatu proses yang dilakukan oleh seorang individu di dalam mempelajari dan untuk menyesuaikan pikiran, sikap, adat isiadat, sistem norma, dan peraturan-peraturan di dalam kebudayaan masyarakat.
  • Epistemologi : dalam sosiologi aalah cara yang dipergunakan untuk mengetahuai bagimana munculnya teori dalam ilmu pengetahuan.
  • Etnosentrisme : dalam sosiologi adalah jenis-jenis pengagungan yang dilakukan oleh seseorang/kelompok di dalam etnis tertentu.
  • Experimenting : dalam sosiologi artinya adalah menjajaki.
  • Face to face : dalam sosiologi berhadapan langsung
  • Gregariousness : naluri manusia untuk selalu hidup bersama dengan orang lain dan ingin bersatu dengan lingkungan sosialnya.
  • House hold : dalam sosiologi diartikan sebagai keluarga yang memeiliki anggota antara suami, istri, anak– anak,  cucu – cucunya, nenek, dan kakek dari sepasang rumah tangga suami dan istri tersebut
  • Identifikasi : dalam sosiologi diartikan sebagai tingkat kecenderungan yang terjai pada seseorang untuk menjadi sama dengan orang lainnya.
  • Ilmu : dalam sosiologi adalah pengetahuan yang terjangkau oleh fitrah pengalaman manusia atau dapat dialami langsung oleh manusia dengan menggunakan panca indranya.
  • Imitasi : dalam sosiologi peniruan terhadap bentuk lain.
  • Inovasi : dalam sosiologi penemuan unsur-unsur kebudayaan baru.
  • Integrasi : dalam sosiologi penyatuan dua atau lebih suku bangsa atau kelompok tertentu.
  • Internalisasi : dalam sosiologi proses panjang sejak seorang individu dilahirkan, sampai ia hampir meninggal.
  • Intimidasi : dalam sosiologi bentuk pemaksaan atau teror terhadap suatu pihak.
  • Joint venture : dalam sosiologi bentuk kerja sama dua pihak atau lebih.
  • Klik : dalam sosiologi kelompok anak muda dalam pergaulan.
  • Koersi : dalam sosiologi bentuk pemaksaan kehendak terhadap pihak lain.
  • Konformitas : dalam sosiologi sikap mengikuti kebiasaan kelompok lain.
  • Konservatif : dalam sosiologi cara berpikir seseorang yang kolot atau tradisional.
  • Konsiliasi : dalam sosiologi mempertemukan keinginan-keinginan dari pihak-pihak yang bertikai untuk tercapainya kesepakatan bersama.
  • Kontravensi : dalam sosiologi proses sosial yang ditandai adanya ketidakpuasan, ketidakpastian, keraguan, penolakan, dan penyangkalan terhadap kepribadian seseorang atau kelompok yang tidak diungkapkan secara terbuka.
  • Kooptasi : dalam sosiologi proses penerimaan unsur-unsur baru dalam kepemimpinan dan pelaksanaan politik organisasi sebagai satu-satunya cara untuk menghindari konflik yang bisa mengguncang organisasi.
  • Lingkungan Pranatal : dalam sosiologi adalah lingkungan dalam kandungan ibu.

Next
This is the most recent post.
Posting Lama